latest Post

Hal-Hal yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Hal-Hal yang Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Tumbuh kembang anak yang baik akan menghasilkan anak yang berkualitas dimasa depannya. Stimulasi dan gizi yang tepat dapat membantu perkembangan otak anak sehingga anak tumbuh sehat dan cerdas. Ya, buah hati merupakan salah satu anugerah yang Tuhan berikan. Sejak si buah hati lahir, pastinya Anda akan memberikan gizi dan nutrisi yang baik agar pertumbuhannya sehat.  

Namun, banyak orang tua yang kurang memperhatikan asupan gizi dan nutrisi anak. Nutrisi haruslah diberikan semenjak anak masih berada di dalam kandungan sampai anak beranjak dewasa. Para ibu khususnya hanya memberikan nutrisi dan stimulasi yang seadanya, sehingga kebanyakan anak mengalami masalah pada tumbuh kembangnya.

Kurangnya gizi dan nutrisi akan mengganggu tumbuh kembang anak. Dampak buruknya yaitu anak akan mengalami pertumbuhan yang lambat dibandingkan dengan anak seusianya. Contohnya, anak akan mengalami speech delay. Kasus seperti ini biasanya anak kurang mendapatkan stimulasi yang baik dari orang tuanya. Anak jarang diajak berbicara atau bisa jadi orang tua mengajarkan berbicara secara cadel layaknya anak kecil.

Untuk itu, agar tumbuh kembang anak menjadi optimal, sebaiknya kenali dulu beberapa penghambat tumbuh kembangnya, berikut adalah rangkumannya.


1. Kurang gizi

1/3 kematian anak di seluruh dunia diakibatkan oleh gizi buruk. Anak yang memiliki gizi yang buruk memiliki daya tahan tubuh yang lemah terhadap infeksi, sehingga berisiko tinggi mengalami kematian akibat penyakit saluran pernapasan dan diare.

Infeksi lain yang terjadi secara berulang juga dapat mengganggu nutrisi anak dan membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi lainnya, sehingga bisa mengakibatkan malnutrisi dan pertumbuhan yang pendek.

2.    Penyakit

Penyakit selama masa pertumbuhan anak dapat mencegah anak mencapai pertumbuhan dan perkembangannya, seperti tinggi badan, berat badan, sampai kematangan seksual yang normal.

Dalam beberapa kasus, pertumbuhan yang terlalu cepat atau terlalu lambat menandakan adanya masalah dengan kelenjar hormon, seperti kelenjar pituitari yang memproduksi hormon pertumbuhan tulang dan jaringan.

3.    Tidak menjaga kebersihan

Kebersihan haruslah diperhatikan, baik kebersihan diri sendiri maupun lingkungan di sekitar anak. Pastikan anak selalu dalam keadaan bersih dan dimandikan secara teratur. Lalu perhatikan kualitas dan kebersihan makanan, minuman, dan lingkungan di sekitarnya.

Pastikan selalu membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, perhatikan juga lingkungan bermain anak agar anak terhindar dari risiko tertular penyakit.

4. Perilaku orangtua


Selain kesehatan anak, perilaku anak juga bisa menjadi tanda apakah mereka bertumbuh kembang dengan optimal secara psikologis. Faktor utama yang dapat mempengaruhi perilaku anak yaitu perilaku orangtua mereka. Beberapa contoh perilaku orang tua yang dapat menghambat tumbuh kembang anak antara lain:

a.    Sikap yang terlalu protektif
Orangtua pastinya akan melindungi anaknya dari segala ancaman bahaya. Namun terkadang orangtua menjadi terlalu takut akan hal-hal buruk yang akan menimpa pada anaknya.

Sebenarnya, tidak ada salahnya untuk membiarkan anak bermain di luar, berinteraksi dengan teman-temannya, dan melakukan kegiatan bersama-sama orang yang Anda kenal. Berikan kebebasan pada mereka agar mereka belajar mandiri dan mengambil risiko, dengan catatan tetap dalam koridor pengawasan Anda. Hal ini penting dilakukan agar anak memiliki rasa percaya diri dan kematangan emosional yang cukup.

b.    Selalu memberikan bantuan

Ketika anak dihadapkan pada suatu masalah, maka biarkan mereka mencoba mengatasinya sendiri. Contohnya, ketika anak kesulitan membuka toples makanan, maka biarkan ia melakukannya sendiri. Jangan terlalu cepat memberikan bantuan, agar anak bisa belajar untuk memecahkan masalah.

Demikianlah beberapa hal yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Dengan mengetahui hal-hal di atas, diharapkan Anda mampu mengantisipasi agar daya tumbuh kembang anak berlangsung optimal.

About Nafarin

Nafarin
Recommended Posts × +

0 komentar:

Posting Komentar