Rabu, 27 Juni 2018

Game "Pokemon Quest" Resmi Hadir

Game "Pokemon Quest" Resmi Hadir

Pecinta Pokemon boleh saja bersukacita. Kali ini Anda bisa kembali berpetualang dengan para Pokemon kesukaan Anda. Pasalnya game teranyar Pokemon Quest sudah bisa diunduh dan dimainkan di smartphone Android dan iOS. 

Sebelumnya game ini secara eksklusif hanya tersedia di konsol Nintendo Switch pada Mei 2018 lalu. Game yang dikembangkan oleh Game Freak ini merupakan spin-off dan memiliki tipe permainan yang sama seperti Pokemon Mystery Dungeon di Nintendo 3DS. 
Gameplay Pokemont Quest membawa pemain berada dalam suatu pulau dan mengeksplorasi ke setiap sudut untuk menemukan musuh dan bertarung untuk menaikkan level. 

Game yang diperkenalkan pada gelaran pra-event E3 ini berbeda dengan Pokemon Go. Pokemon Quest memiliki mode permainan RPG dengan grafis yang dirancang dengan gaya voxel (kotak-kotak) serupa dengan Minecraft. 

Pemain akan membawa tiga Pokemon untuk berpetualang dan bertarung dengan Pokemon lainnya. 

Selayaknya game Pokemon pada umumnya, pemain juga bisa menangkap Pokemon lain menggunakan Pokeball. Namun jika biasanya untuk menangkap Pokemon pemain harus mengalahkan musuh lewat pertarungan secara real-time, Pokemon Quest ini menyuguhkan cara yang berbeda. 

Dalam Pokemon Quest pemain harus memasak makanan tertentu untuk menarik perhatian Pokemon yang akan ditangkap. Jika beruntung, Pokemon akan tertarik dan bisa menjadi teman untuk diajak bertarung melawan musuh. 

Cara bertarungnya cukup mudah di dalam setiap stage, pemain hanya tinggal memilih jurus dan teknik apa yang digunakan oleh Pokemon. Pasalnya para Pokemon akan bergerak dan menyerang musuh dengan sendirinya. 

Pokemon Quest mengambil latar berupa sebuah pulau bernama Tumblecube. Anda bisa membawa ketiga Pokemon yang telah dipilih untuk mengeksplorasi pulau ini. Di pulau ini, Anda akan dapat menemukan sebanyak 151 Pokemon yang berbeda. Jika beruntung, kabarnya ada beberapa Pokemon legendaris yang bisa Anda temukan. 

Game yang baru saja dirilis versi mobile-nya pada Rabu kemarin ini sudah diunduh sebanyak lebih dari 100.000 kali dan mendapat rating 4,7 dari 5 untuk versi Android. Di App Store untuk iOS pun serupa, game ini mendapat cukup banyak pujian dari para pengguna. 

Pokemon Quest dapat diunduh secara gratis baik untuk perangkat Android maupun iOS. Namun di dalamnya terdapat in-app purchases di mana pengguna bisa membeli item tambahan untuk dipergunakan dalam pertarungan. 

Game ini sejatinya dirilis sebagai "selingan" untuk para pemain yang tidak sabar menanti hadirnya dua seri Pokemon terbaru pada 2019 mendatang.

Fakta Menarik Korsel Vs Jerman

Fakta Menarik Korsel Vs Jerman

Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup F Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rabu (27/6/2018).

Gol Korea Selatan dicetak oleh Kim Young-Gwon pada menit ke-90+4 dan Son Heung-Min (90+6'). Untuk pertama kalinya wakil Asia kalahkan Jerman.

Kekalahan ini pun membuat Jerman gagal melaju ke babak 16 besar. Der Panzer menjadi tim ketiga selaku juara bertahan Piala Dunia yang gagal melewati fase grup. Sebelumnya, hal ini juga menimpa Italia (2010) dan Spanyol (2014).

Berikut 5 fakta menarik Korea Selatan vs Jerman:

1 - Korea Selatan adalah tim pertama dari Asia yang berhasil mengalahkan juara bertahan Piala Dunia pada pertandingan resmi.

2 - Jerman untuk pertama kalinya kebobolan dua gol pada waktu tambahan babak kedua Piala Dunia 2018.

3 - Jerman menjadi tim ketiga berstatus juara bertahan setelah Italia (2010) dan Spanyol (2014) yang gagal melanjutkan ke babak 16 besar pada Piala Dunia.

4 - 20 persen gol pada Piala Dunia 2018 dicetak pada menit ke-90 ke atas.

5 - Ini adalah kali kedua Jerman gagal pada fase grup Piala Dunia. Pertama kali terjadi pada tahun 1938.

Pelatih Korea Selatan Ungkap Strategi Kalahkan Jerman

Pelatih Korea Selatan Ungkap Strategi Kalahkan Jerman

Pelatih Korea Selatan (Korsel), Shin Tae-Yong, mengatakan mengalahkan Jerman ibarat telah menancapkan paku di kepala lantaran berhasil menerapkan strategi terbalik.

Korsel di luar dugaan sanggup menang 2-0 atas Jerman di Kazan Arena, Rabu (27/6/2018).

Dua gol pemasti kemenangan Korsel terjadi pada masa injury time yang dicetak Kim Young-gwon pada menit ke-90+2 dan Son Heung-min (90+6).

Padahal, di atas kertas, Jerman seolah bisa dengan mudah mengalahkan Korsel.

Menjadi tim yang tak diunggulkan justru bisa dijadikan strategi jitu untuk menjungkalkan prediksi.

"Jerman adalah juara bertahan dan menempati peringkat satu peringkat FIFA. Jadi, saya memikirkan soal kesalahan apa yang mungkin dibuat Jerman," kata Shin Tae-yong.

"Mereka mungkin merasa bisa mengalahkan kami, seperti yang dipikirkan semua orang. Saya pikir bisa memanfaatkan itu sebagai strategi terbalik dan ternyata benar-benar seperti menancapkan paku di kepala," ucapnya.

Meski menang, tim Negeri Gingseng tetap senasib dengan Jerman tidak lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Penyebabnya adalah di tempat berbeda Swedia sanggup mengalahkan Meksiko dengan skor 3-0. Alhasil, dengan torehan enam poin, kedua tim tersebut berhak atas tiket ke fase gugur.

Korea Selatan finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup F dengan raihan tiga poin.

Jerman menjadi juru kunci karena kalah selisih gol dari Korsel meski juga mengemas tiga poin.

6 Juara yang Tersisih di Babak Pertama Piala Dunia

6 Juara yang Tersisih di Babak Pertama Piala Dunia

Kutukan juara bertahan Piala Dunia berlanjut. Kali ini, timnas Jerman yang mengalami pada Piala Dunia 2018.

Jerman gagal melangkah dari fase grup setelah kalah 0-2 dari Korea Selatan pada laga pamungkas Grup F di Kazan Arena, Rabu (27/6/2018).

Kekalahan itu membuat Jerman finis di posisi paling buncit Grup F. Bagi Jerman, ini adalah kali kedua mereka tersisih di babak pertama setelah Piala Dunia 1938. 

Hasil itu juga meneruskan tren buruk juara dunia yang gagal mempertahankan gelar juaranya.

Dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, juara bertahan selalu gagal melangkah dari fase grup.

Timnas Italia yang menjadi juara pada Piala Dunia 2006, finis di posisi paling buncit grup karena cuma seri dua kali dan sekali kalah pada 2010.

Empat tahun berselang, giliran Spanyol bernasib nahas. Kalah dua kali beruntun dari Belanda dan Cile membuat kemenangan atas Australia pada laga pamungkas sia-sia.

Spanyol finis di posisi ketiga Grup B Piala Dunia 2010. Namun, nasib lebih nahas dialami Jerman pada 2018 ketika meraih tiga poin tetapi tetap berada di posisi juru kunci.

Secara keseluruhan, ada lima negara yang berstatus juara bertahan terhenti pada babak pertama atau fase grup. Italia pernah mengalamimya dua kali.

Dua negara lain yang pernah mengalaminya adalah Brasil pada 1966 dan Perancis pada 2002.

Berikut adalah juara bertahan yang terhenti pada babak pertama atau fase grup:

Italia 1950 
Status: Juara Piala Dunia 1938 
Performa 1950: Peringkat dua grup; satu kali menang dan sekali kalah; Gol: 4-3

Brasil 1966
Status: Juara Piala Dunia 1962
Performa 1966: Peringkat tiga grup; satu kali menang, dua kali kalah; Gol: 4-6

Perancis 2002
Status: Juara Piala Dunia 1998
Performa 2002: Peringkat empat grup; satu kali seri, dua kali kalah; Gol: 0-3

Italia 2010
Status: Juara Piala Dunia 2006
Performa 2010: Peringkat empat grup; dua kali seri, satu kali kalah; Gol: 4-5

Spanyol 2014
Status: Juara Piala Dunia 2010
Performa 2014: Peringkat tiga grup; sekali menang, dua kali kalah; Gol: 4-7

Jerman 2018
Status: Juara Piala Dunia 2014
Performa 2018: Peringkat empat grup; sekali menang, dua kali kalah; Gol: 2-4

Pemerintah Optimistis Pembayaran Pajak UMKM Meningkat

Pemerintah Optimistis Pembayaran Pajak UMKM Meningkat

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan optimistis tren pembayaran pajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan meningkat setelah tarif pajak penghasilan ( PPh) final diturunkan menjadi 0,5 persen. 

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama mengatakan, pihaknya telah menyiapkan skema-skema sosialisasi aturan baru tarif pajak UMKM itu. 

"Kami sendiri di kanwil akan sosialisasi. kami juga punya UMKM binaan di daerah-daerah dan akan kami sosialisasikan," ujar dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (27/6/2018). 

Sosialisasi  lanjut Yoga, juga dilakukan bekerja sama dengan asosiasi dan perbankan terhadap pelaku UMKM binaan mereka. 

Menurut dia, jumlah WP UMKM yang membayar PPh final pada 2013 sebanyak 220.000 WP dengan penerimaan negara mencapai Rp 428 miliar. 

Kemudian 2014, terdapat 532.000 WP yang membayar dengan penerimaan mencapai Rp 2,2 triliun. Angka tersebut kembali naik pada 2015 dengan WP UKM yang membayar pajak sebanyak 780.000  dengan setoran sebesar Rp 3,5 triliun. 

Sementara jumlah pembayar UMKM pada 2016 tercatat kurang lebih 1,04 juta WP senilai Rp 4,3 triliun. Dan pada 2017 tercatat 1,5 juta WP dengan total pembayaran Rp 5,8 triliun. 

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan tarif baru PPh final 0,5 persen bagi wajib pajak yang mempunyai peredaran bruto sampai Rp 4,8 miliar dalam satu tahun.

Masa-masa Berat Rupiah

Masa-masa Berat Rupiah

Masa-masa berat ekonomi Indonesia belum lewat. Selain pertumbuhan ekonomi yang stagnan akibat kelesuan daya beli, laju pelemahan rupiah berbarengan dengan lonjakan harga minyak bumi menjadi tantangan serius ekonomi dalam negeri. 

Kemarin Senin (8/5/2018), rupiah menembus level psikologisnya. Data Bloomberg menunjukkan rupiah di pasar spot melemah 0,4 persen ke posisi Rp 14.003 per dollar Amerika Serikat (AS). Ini jadi posisi terlemah rupiah selama 28 bulan terakhir. Hari ini pun rupiah kembali melemah ke Rp 14.043 per dollar AS. 

Saat bersamaan, harga minyak West Texas Intermediate (WTI), naik 1,2 persen menjadi 70,56 dollar AS per barel. Ini adalah posisi tertinggi harga minyak dalam 30 bulan terakhir. 

Ihwal pelemahan rupiah, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2018 yang hanya 5,06 persen menjadi salah satu katalis negatif. Sebelumnya, pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi kuartal I-2018 bisa mencapai 5,2 persen. 

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, ekspor yang masih di bawah prediksi membuat pertumbuhan ekonomi tak maksimal. Belum lagi, daya beli masyarakat belum membaik. 

Tetapi, memang, tekanan terbesar bagi mata uang Garuda masih berasal dari sisi eksternal. Perbaikan ekonomi AS  telah menguatkan otot  dollar AS terhadap hampir semua mata uang dunia. Kemarin, indeks dollar AS menguat mencapai level 92,81, tertinggi sejak Desember 2017. 

"Permintaan dollar pun naik dan membuat sebagian besar mata uang dunia ikut melemah," kata dia, Senin (7/5/2018). 

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menghitung, jika mengacu pada fundamental ekonomi Indonesia saat ini, level wajar rupiah saat ini adalah 13.600-13.700 per dollar AS. Dia juga mengingatkan, pelemahan rupiah  juga bukan yang terburuk.  Sepanjang tahun ini, rupiah melemah 3,29 persen terhadap dollar AS, sementara rupee India sudah terkoreksi 5,11 persen. 

Analis Monex Investindo Putu Agus Pransuamitra berharap, Bank Indonesia (BI) terus menjaga rupiah lewat intervensi pasar. Apalagi posisi cadangan devisa masih mencapai 126 miliar dollar AS. Namun, menaikkan suku bunga acuan lebih efektif meredam pelemahan rupiah. "Tentu jika semua instrumen gagal menguatkan rupiah," ujar Putu. 

BI juga harus melakukannya pada timing yang tepat agar tidak terlambat seperti Bank Sentral Argentina yang mengerek suku bunga tiga kali sepekan terakhir. Prediksi Putu, akhir Mei, rupiah bisa menyentuh 14.120 per dollar AS. 

David melihat, BI tidak akan terburu-buru menaikkan bunga acuan. Proyeksi dia, BI mengerek bunga acuan pada semester II-2018, setelah  ada kepastian tentang kenaikan suku bunga AS, Juni 2018.

Diprediksi Terus Naik Harga Minyak Dunia

Diprediksi Terus Naik Harga Minyak Dunia

Kekhawatiran pasar terhadap rantai suplai minyak global membuat harga minyak dunia kembali melambung menembus 71 dollar AS per barel. 

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Agustus 2018 di Nymex-AS naik 0,82 persen menjadi 71,11 dollar AS per barel. 

Dalam sepekan, harga minyak terus menanjak mencapai 8,22 persen. 

Tren bullish harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) juga dikonfirmasi oleh sejumlah indikator teknikal. 

Analis Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Siregar memaparkan, saat ini, harga kembali bergerak di atas garis MA 50, 100, maupun 200. 

"Artinya dalam jangka pendek maupun panjang, harga minyak masih akan naik," ujar Deddy. 

Sementara, indikator MACD masih berada di teritori positif. Relative Strength Index (RSI) di level 62 dan memberi indikasi penguatan. 

Namun, indikator Stochastic sudah berada di level 92, yang menandakan kondisi overbought sehingga harga rawan koreksi. 

Tren menguat 

Kendati demikian, Deddy melihat harga minyak cenderung terus menguat. Apalagi jika data stok minyak AS versi Energy Information Administration (EIA) kembali dirilis menurun. 

Konsensus memperkirakan, cadangan minyak AS akan kembali turun sebanyak 2,4 juta barel per pekan lalu. 

"Kalau cadangan minyak AS turun sesuai prediksi, ini akan jadi sentimen pendukung lagi buat kenaikan harga minyak, besok," papar Deddy. 

Analis Monex Investindo Faisyal sepakat, harga minyak masih dalam tren penguatan. Kendati OPEC memutuskan akan menaikkan produksi, pelaku pasar tampaknya tidak khawatir akan terjadi kelebihan suplai. 

Untuk perdagangan Kamis (28/6/2018), Faisyal memproyeksi harga minyak WTI akan bergerak di kisaran 70 hingga 72,30 dollar AS per barel dengan asumsi data investoris minyak mingguan AS turun. 
Sementara, Deddy memprediksi, sepekan ke depan harga minyak akan bergulir dalam rentang 69,30 hingga 72,30 dollar AS per barel.